Postingan

TERUNTUKMU SEORANG LELAKI YANG AKAN MENJADI IMAMKU, kenalilah aku

 Wahai Calon Imamku,  Aku adalah seorang wanita yang sama sekali tak mengenalmu, begitupun engkau yang tak mengetahui seperti apa sejatinya diriku. Banyak yang ku tutupi, Dan banyak hal yang tertutupi oleh Kuasa Allah,  Aku bersyukur akan hal itu, Karena kelak aku hanya menginginkan kamu mengenalku dan bersamaku untuk masa depanku bukan untuk sesuatu yang berasal dari masa lalu kelamku. Wahai Calon Imamku, Aku tak mengerti sebijak apa kamu akan menerima segala kekurangan, kecerewetan. kegalakan, kekanak-kanakan, dan keposesifanku Aku hanya ingin kamu mengetahui,  atas segala hal yang ku lakukan yang mungkin akan berdampak padamu itu ku lakukan karena sebesar itu aku mengasihi mu, Wahai Calon Imamku, Ketahuilah diluar sana banyak orang yang mengenalku, dengan keceriaanku, dengan kemandirianku, dengan ke supel anku, dengan kegiranganku, dengan segala kekonyolan yang membuat mereka tertawa dengan ketangguhanku, tapi ... Wahai Calon Imamku, Aku hanya ingin kamu lebih men...

AKU INGIN MENGENALMU - AYAH

Telah lebih dari seperempat abad lamanya Aku tak mengenalmu dalam hidupku Selama itu, aku hanya mengais menangis Membayangkan sosokmu ada dalam kehidupan nyata Ayah, Ketika aku tak bisa membanggakanmu Ketika aku tak tau sosok wujudmu Ketika aku tak akan pernah bisa merengkuhmu Ingin rasanya menyumpah serapah Berteriak dengan lantang  "apa salahku padamu.?" Bahkan aku tak minta dilahirkan dari benihmu.!! Aku hanya berharap kamu telah mati saja Daripada aku harus menerima kenyataan Bahwa memang kamu tak menginginkan kehadiranku Atau setidaknya jatuhlah dalam sakit yang dalam Hingga aku tak lagi tega untuk menuntut hidupmu Kau tau, aku yang merindukanmu dengan hebat Hingga rasanya tercekik pekik karena hanya menangis yang mampu ku lakukan. Ayah dimanapun kamu berpijak, atau di dunia manapun kamu berada bila memang kau telah tiada,  do'aku selalu mengudara, agar setidaknya aku bisa menggenggam  dan menjadi keluarga yang utuh di surga Allah hanya do'a yang menjadi senjatak...

PEDULI ATAU ACUH

Gambar
Dear someone.. Aku sangatlah jauh dari kata sempurna.. Entah sempurna itu kau definisikan seperti apa,  yang perlu kau ketahui aku tidaklah ada dalam bayangan kata itu.. Sungguh..... Tak perlu kau ragukan keteguhan hatiku.. Tak perlu kau berfikir bahwa aku menjauh darimu.. Tak perlu kau merasa aku tengah memendam luka karenamu.. Tak perlu kau risaukan kehilanganku.. Tak perlu kau cemaskan keberadaanku.. Karena aku akan selalu ada dalam lingkar pandangmu..  Suatu saat nanti mungkin akan kau temukan aku yang menghilang  tanpa kabar berkali kali,  dan aku yang hanya mampu menyapa dalam doa.. Bukan karena aku tak menyayangimu dengan sungguh-sungguh  atau tak menyisihkan waktu barang sejenak untuk mengingatmu.. Tapi karena aku bukan hanya milikku sendiri,  aku milik banyak orang dengan keputusanku  yang telah menyerahkan diri sebagai seorang relawan.. Kau pun tau,  aku sangat menyukai senyum indah semua orang di pelosok negeri...

CUMLAUDE

Gambar
Bukan tentang nama yang akan lebih panjang dan rumit diucap.. Bukan untuk menyombongkan bahwa pendidikanku sudah tinggiHingga merasa lak lagi berpijak di bumi.. Tapi tentang bagaimana mempertanggung jawabkan  Ilmu yang sudah ditelan dengan peluh perjuangan selama ini tidak menjadi sia-sia.. Predikat hanya bonus dari shalawat yang selalu difokuskan  Pada kata yang tercetak rapi pada slempang merah yang dikenakan.. Tapi hari itu bolehlah sedikit bangga  Dan merasa menjadi putri sehari..  Setidaknya rasa bangga itu adalah wujud ungkapan terimakasih  Dari hati pada raga dan pikiran yang telah sekuat tenaga  M elawan lelahnya berperan dalam sebuah drama perjuangan..

BUKAN SEBATAS KEKASIH

Gambar
Karena apa daya bila aku merindukanmu.. Lalu kau kirim sebuah lagu pilu.. Dan aku percaya kau masih milikku.. Jemariku selalu kesal.. Kenapa tak kunjung ku ungkapkan rinduku.. Kau tau,.? Karena kau telah melepaskanku.. Membiarkanku terbang dengan sayapku sendiri.. Meski dengan masa yang berbeda.. Meski hujan tak lagi seindah waktu itu.. Meski dengan hujatan yang menusuk bagai duri.. Kau mampu bertahan, Hanya untuk meyakinkanku kehidupan tidaklah seburuk dugaanku.. . . Terimakasih tak terbatas dariku Karena demi aku, kamu bahkan mampu merangkap menjadi segalanya dalam hidupku.. Meyakinkanku bahwa aku memilikimu.. Menghentakkan lamunanku bahwa aku tak sendiri dimanapun kaki ku berpijak... . . Dan kini.. Giliranku melepaskanmu.. Ku lepaskan jeratan tak kasat mata itu.. Ku lepaskan apapun yang belum mampu ku ikhlaskan.... Kini doakan aku, agar tempatku bercerita menjadi tempatku kembali... Agar bebanmu dan tanggung jawabmu padaku perlahan bisa kau pasrahkan... Dan kau tersenyum atas apa...

RINDUKU

Ku titipkan cerita ini pada bayu menerpa.. Ku tebar rasa ini bersama dayu seruling gembala.. . Ku buat untai kerinduan ini sebagai dawai do’a.. Ku dendang syair rindu ini menjadi kidung hati.. Ku jadikan bias rindu ini untuk pelengkap sepi.. . Tentang rindu yang mengusik.. Biarlah ini jadi tanggung jawabku.. Pagi biarkan memburu senja.. Senja biarkan merangkul malam.. Karena waktu takkan mampu menyapu rinduku..

UNTUKMU RINDU

Kau tak pernah mendengarnya..  Seorang yang memanggilmu..  Selalu berada dibelakangmu..  Tak kau lihat di dalam terang.. . Bayangan itulah dia..  Cinta yang hanya dipendam..  Keraguan tak kuasa merisaukan..  Apakah dia tak punya pilihan..  Karna menyapamu bahkan tak mampu.. . Dan benar saja dia berlalu..  Angin menghempaskannya dalam kebingungan..  Apakah dia hanyalah bayangan..  Yang tak bisa menerangimu.. . Ketika seribu ucapan terlontar dalam kebisinganmu. Tahukah kamu, dia hanya ingin melihatmu.. Walau sejuta pemandangan dapat dilihatnya dalam sekejap..  Apa artinya itu, bila dia hanya menginginkan senyum darimu..